Program Studi Ekonomi Pembangunan UNPAB Meraih Akredita..

Program Studi Ekonomi Pembangunan UNPAB Meraih Akreditasi A

Kamis,26 Jul 2018 By redaksi

UNPAB-Medan: Di penghujung bulan Juli tahun ini, Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan memeroleh prestasi yang membanggakan. Pasalnya, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) lewat Surat Keterangan BAN-PT Nomor: 1902/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2018 menetapkan Prodi Ekonomi Pembangunan Unpab meraih akreditasi A.

 

Kepala Prodi Ekonomi Pembangunan  Fakultas Sains dan Sosial (FSS) Unpab Saimara Sebayang SE MSi mengatakan, kepada wartawan di kamus Unpab, Rabu (25/7) mengatakan, hasil akreditasi Prodi Ekonomi Pembangunan terbaru diperoleh melalui beberapa tahap, salah satunya kegiatan visitasi yang telah dilaksanakan pada 08-10 Juli 2018 di Ruang Makhtab 103, Kampus I Unpab Medan.

 

Tim Asesor yang terdiri dari Dr Idris  MSi (Universitas Negeri Padang) dan Dr Moehammad Fathorrazi M.Si (Universitas Jember) melakukan penilaian dari beberapa aspek, yaitu visi, misi, sasaran, strategi pencapaian, tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu.

 

“Juga dinilai terkait mahasiswa dan lulusan, kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik, pembiayaan, sarana dan prasarana,  sistem informasi, penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dan kerja sama,” kata Saimara Sebayang.

 

Sementara itu, Rektor I Unpab Bidang Akademik Ir Bhakti Alamsyah MT PhD menyampaikan, tahun  Ini merupakan tahun akreditasi bagi Unpab. Pasalnya, tahun ini ada 13 prodi yang akan melaksanakan akreditasi.

 

“Penilaian telah dilakukan sesuai dengan SOP seluruh prodi telah menjalankan tupoksi dengan metode yang sama. Prodi Ekonomi Pembangunan merupakan prodi pertama yang mendapat akreditasi A,” katanya, Rabu (25/7) seraya berharap prodi lain di Unpab harus mampu mendapat akreditasi A.

 

Ditegaskannya, keputusan mengenai mutu didasarkan pada evaluasi dan penilaian terhadap berbagai bukti yang terkait dengan standar yang ditetapkan dan berdasarkan nalar dan pertimbangan tim asesor. Untuk itu, bukti-bukti yang diperlukan termasuk laporan tertulis harus disiapkan, diverifikasi dan divalidasi melalui kunjungan (asesmen lapangan tim asesor) seperti dokumen-dokumen pelengkap, surat keputusan, standar operasi prosedur, memo, tesis, hasil penelitian, buku karangan dosen dan bukti-bukti kegiatan lainnya.

 

“Tahap terakhir setelah melakukan visitasi, tim asesor melakukan pembobotan nilai, validasi hasil asesmen lapangan dan kemudian membuat keputuskan akreditasi,” kata Bhakti