Perkuat Peran Pendidikan bagi Masyarakat, Ditjenpas Sumut dan Lapas Medan Jajaki Sinergi dengan UNPAB
- timredaksi Jumat, 23 Oktober 2026
Medan, 22 Oktober 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan menjajaki peluang sinergi dengan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) dalam penguatan sumber daya manusia dan pengabdian kepada masyarakat. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Lapas Kelas I Medan tersebut menyoroti peluang keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas), sekaligus pengembangan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.
Pertemuan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, A.Md.IP., S.H., M.Si., dan Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, A.Md.IP., S.H., M.H. Dari pihak UNPAB, hadir Rektor Bidang Sumber Daya dan Hubungan Internasional, Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc.; Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Siti Anisah, S.T., M.T.; Kepala Pusat Riset, Inovasi, dan Kerjasama, Dr. Hasrul Azwar Hasibuan, S.E., M.M.
Salah satu fokus pembahasan adalah peluang kontribusi perguruan tinggi dalam program pengabdian kepada masyarakat melalui Pokmas Lipas. Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan merupakan wadah partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan, termasuk melalui pemberdayaan, pengembangan keterampilan, pendampingan, dan dukungan terhadap proses reintegrasi sosial.
Keterlibatan perguruan tinggi dalam ekosistem tersebut membuka peluang pemanfaatan keahlian akademik untuk mendukung program pembinaan dan pemberdayaan sesuai kebutuhan. Melalui tridarma perguruan tinggi, kontribusi akademisi dapat dikembangkan dalam bentuk kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan pemasyarakatan.
Selain pengabdian kepada masyarakat, pertemuan tersebut turut menyoroti peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan. Pengembangan kompetensi melalui pendidikan formal menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung peningkatan kualifikasi akademik, kapasitas profesional, dan kualitas pelayanan.
Dalam pembahasan tersebut, Rektor Bidang Sumber Daya dan Hubungan Internasional UNPAB, Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc., memaparkan peluang pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan di UNPAB pada jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3). Peluang tersebut menjadi bagian dari penjajakan mengenai pengembangan kualifikasi akademik dan kompetensi profesional bagi sumber daya manusia yang membutuhkan pendidikan lanjutan.
Pertemuan ini juga memiliki keterkaitan dengan perjalanan pendidikan Jalu Yuswa Panjang, yang merupakan alumnus Program Sarjana Hukum UNPAB tahun 1998. Dalam kesempatan tersebut, Jalu Yuswa Panjang berbagi cerita mengenai UNPAB, sehingga dialog turut menghadirkan perspektif alumni tentang hubungan antara pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui pertemuan ini, Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara, Lapas Kelas I Medan, dan UNPAB membuka ruang pertukaran gagasan mengenai peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penguatan SDM, serta pengabdian kepada masyarakat. Penjajakan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi bentuk kegiatan yang relevan dengan kebutuhan institusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
unpab