Mahasiswa Internasional GLOPB Vol. 2 UNPAB Tanam Mangrove dan Jelajahi Kearifan Pesisir di Kampung Nipah
- timredaksi Sabtu, 06 Juni 2026
SERDANG BEDAGAI, 5 Juni 2026 – Memasuki hari ketiga pelaksanaan UNPAB Global Student Engagement Program (GLOPB) Vol. 2, para peserta internasional mengikuti kegiatan edukatif dan konservasi lingkungan di Kampung Nipah, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (5/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi tema “Bridging Culture and Nature in East Sumatera: Mangrove Conservation Through Melayu Local Wisdom” yang mengintegrasikan pembelajaran budaya, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Peserta yang berasal dari berbagai negara, di antaranya Malaysia, Thailand, China, Myanmar, dan Nigeria, memulai kegiatan dengan mengunjungi kawasan bersejarah Kesultanan Serdang. Dalam kunjungan tersebut, mereka diperkenalkan pada warisan budaya Melayu melalui replika Istana Sultan Serdang, Masjid Sulaimaniyah, serta sejumlah situs bersejarah yang menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah masyarakat Melayu di Sumatera Utara.
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kampung Nipah, salah satu kawasan ekowisata mangrove yang dikelola masyarakat. Di lokasi ini, peserta mengikuti Mangrove Tour yang diawali dengan kegiatan adopsi dan penanaman bibit mangrove sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan pesisir. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mempelajari fungsi ekologis mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai, tetapi juga memahami bagaimana masyarakat setempat memanfaatkan kearifan lokal dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Usai makan siang bersama, peserta kembali melanjutkan eksplorasi kawasan mangrove melalui aktivitas edukatif yang memperkenalkan potensi sumber daya pesisir. Mereka diajak melihat secara langsung proses penangkapan kepiting, kerang, dan ikan yang menjadi bagian dari mata pencaharian masyarakat Kampung Nipah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan eksplorasi kawasan pesisir yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengamati keanekaragaman hayati serta model pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat yang telah berkembang di Kampung Nipah. Pengalaman tersebut menjadi sarana pembelajaran yang berharga dalam memahami hubungan antara pelestarian lingkungan, budaya lokal, dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, UNPAB GLOPB Vol. 2 tidak hanya memperkuat pemahaman peserta terhadap pentingnya konservasi mangrove, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal Melayu sebagai bagian dari solusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang. Program ini menjadi wujud komitmen UNPAB dalam membangun kolaborasi internasional yang berdampak melalui pendidikan, pertukaran budaya, dan aksi nyata pelestarian alam.
unpab