PELESTARIAN KEBUDAYAAN BANGSA INDONESIA SERTA DUKUNG UMKM SUMUT, UNPAB SELENGGARAKAN CREATIFEST

Dalam rangka pelestarian dan rasa cinta terhadap beragam kebudayaan Bangsa Indonesia, Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan, tepatnya Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Sosial Sains UNPAB menyelenggarakan Creatifest 2022. Di Lapangan Olahraga UNPAB. Dimulai tanggal 27 sd 29 September 2022.

Hadir Rektor UNPAB, Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, SE., MM.; Ka. SKUN, H. Abdul Razak Nasution, SH.Int., M.Sc.; Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNPAB, Cahyo Promono, SE., MM.; Rektor II Bidang Kerja Sama, Keuangan, dan Infrastruktur UNPAB, Hasrul Azwar Hasibuan, SE., MM.; Rektor III Bidang Tata Kelola UNPAB, Dr. Yasmirah Mandasari Saragih, SH., MH.; Dekan Fakultas Sosial Sains UNPAB, Dr. E. Rusiadi, SE., M.Si., CIQAR., CICNR., CIMMR.; Dekan Fakultas Sains Teknologi UNPAB, Hamdani, ST., MT.; Dekan Fakultas Agama Islam dan Humaniora UNPAB, Dr. Fuji Rahmadi P, S.HI., MA., CIQaR, CIQnR.; Kaprodi se-UNPAB, Dosen se-UNPAB dan Civitas Akademika UNPAB, Mahasiswa/i BEM Fakultas Sosial Sains UNPAB.; seluruh stand UMKM dan bazar, serta seluruh peserta cabang lomba Festival Creatifest.

Berdasarkan Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya”. UNPAB menyadari pentingnya pelestarian beragam kebudayaan Bangsa Indonesia dalam menjawab berbagai tantangan zaman melalui menyelenggarakan Creatifest ini.

Indonesia adalah negeri yang terkenal kaya akan budaya. Budaya yang bermacam-macam tersebut merupakan salah satu kekuatan yang juga sekaligus menjadi karakteristik bangsa Indonesia. Salah satu bentuk budaya yang bisa kita lihat adalah tinggalan budaya dari masa lalu yang berbentuk fisik.

Creatifest adalah sebuah festival kebudayaan yang diselenggarakan oleh mahasiswa/i BEM Fakultas Sosial Sains dengan melibatkan 50 kepanitiaan. Festival kebudayaan atau Creatifest menyelenggarakan berbagai cabang lomba diantaranya lomba tari daerah yang diikuti sebanyak 29 peserta, fashion show menggunakan baju adat yang diikuti oleh 72 peserta, vokal solo lagu daerah yang diikuti sebanyak 55 peserta, dan e-sport MLBB yang diikuti sebanyak 64 tim. Cabang lomba ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai kalangan diantaranya, siswa/i, mahasiswa/i, dan masyarakat umum dari berbagai daerah di Sumut, serta creatifest ini juga mengandung unsur sosial dengan mengajak siapa saja untuk donor darah yang di selenggarakan oleh PMI Kota Medan.

Creatifest juga bekerja sama dengan UMKM yang di Kota Medan sebagai salah satu wujud keperdulian UNPAB terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya Kota Medan melalui UMKM ini. Tercatat ada sekitar 30 stand UMKM yang bergabung pada acara creatifest diantaranya, Pegadaian Syariah, Fritto Chicken, Cleo, By U, Zulaikha, Panglima Cendol, Juragan Takoyaki, Unit Usaha UNPAB, Mienimalist, My Stall, Basoka, dan asih banyak lagi. BEM Fakultas Sosial Sains UNPAB juga mempersembahkan Guest Star yaitu, The Fame Musician Management dan Mouline And Friends, serta ada door prize menarik bagi yang beruntung dari Miniso, H&M, dan masih banyak lagi.

Usaha untuk memajukan kebudayaan nasional bukanlah pekerjaan yang mudah, butuh kerja sama seluruh stakeholder diantaranya, UNPAB, Pemerintah Kota Medan, Mahasiswa/i UNPAB, UMKM Kota Medan. Situasi kemanusiaan yang saat ini dihadapi baik keadaan internal maupun tantangan yang berasal dari luar terjadi dengan dinamis. Melihat keadaan tersebut ketahanan kebudayaan nasional harus ditopang oleh unsur-unsur kekuatan nasional yang salah satunya adalah faktor budaya yang didalamnya terdapat pendidikan kebudayaan yang akan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencintai serta melestarikan nilai-nilai kebudayaan Indonesia melalui beragam cabang lomba kebudayaan yang diselenggarakan oleh Creatifest UNPAB.

Aspek kebudayaan merupakan ujung tombak yang perlu diperkuat dan faktor kebudayaan adalah lini utama dalam penguatan sumber daya manusia dalam rangka membangun karakter bangsa di masyarakat. Fokus gerakan ini terbagi menjadi dua hal yaitu mengaruskan pembangunan mental dan karakter sumber daya manusia Indonesia serta yang kedua adalah menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa untuk mengokohkan Indonesia sebagai bangsa yang berdaya tahan dan mandiri.

Dengan diselenggarakannya kegiatan creatifest juga sebagai faktor pendukung di era globalisasi, budaya nusantara masih bisa bertahan dan tetap eksis di kalangan umum khususnya kalangan anak muda. Kegiatan Creatifest UNPAB diharapkan dapat menjadi contoh userta meningkatkan rasa cinta terhadap kebudayan Bangsa Indonesia dimulai dari hal-hal kecil sehingga kita lebih mencintai budaya yang kita miliki dari pada budaya yang negara lain miliki. Kalau bukan kita yang mencintai budaya Bangsa Indonesia, lalu siapa lagi?