Nuh: Tri Dharma Perguruan Tinggi Harus Ditumbuhkan dan Ditegakkan

Jakarta, 22 Maret 2013-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh melantik 17 pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang antara lain terdiri dari rektor, pejabat Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis), pejabat eselon III dan IV di Graha Utama Gedung A, Kemdikbud.

Pejabat eselon I dan II di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemdikbud yang dilantik antara lain Rochmat Wahab sebagai Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) periode kedua, I Gede Arya Sughiartha sebagai Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bambang Widigdo sebagai Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Dadang Sudiyarto sebagai Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah III di Jakarta, I Made Madera sebagai Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah VIII di Denpasar dan Tapilatu Matheis William sebagai Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah XII di Ambon.

Nuh berpesan agar perguruan tinggi berpegang pada tri dharma perguruan tinggi secara utuh karena telah didukung Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (UU Dikti). Perguruan tinggi tidak boleh membeda-bedakan antara bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. “Yakinkan kepada seluruh civitas akademika, bahwa tiga pilar itulah yang harus kita kembangkan, kita tumbuhkan dan kita ditegakkan,” ujar Nuh.

Nuh juga mengungkapkan bahwa Borneo yang terletak di perbatasan berada dalam posisi yang sangat khusus. UBT harus mendukung percepatan pembangunan Borneo. Sedangkan untuk UNY, Nuh berharap kampus ini mampu mempersiapkan guru-guru dalam menghadapi masa depan yang lebih berat. Perubahan kurikulum secara fundamental nantinya juga diharapkan mampu berkontribusi terhadap pembangunan.

Pembenahan tata kelola juga menjadi perhatian Nuh. “Tidak hanya menyangkut materi, APBN tapi termasuk tata kelola pengelolaan keilmuan kita,” ucap mantan rektor Institut Teknologi Surabaya (ITS) ini.Good government harus tetap didahulukan, sehingga perguruan tinggi dapat menjadi simbol dari sikap moral dan etika yang baik. (Sumber: http://www.dikti.go.id)

Leave a Replay

Make sure you enter the(*)required information where indicate.HTML code is not allowed