Komite Advokasi Daerah Sumut Prakarsai Webincang UNPAB ..

Komite Advokasi Daerah Sumut Prakarsai Webincang UNPAB TV Talkshow

Rabu,04 Nop 2020 By Doni

Tidak kurang dari 400 peserta mengkuti Webincang UNPAB TV Talkshow yang yang prakarsai Komite Advokasi Daerah Provinsi Sumatera Utara. Mereka para pimpinan, dosen dan mahasiswa PTN/PTS se-Sumatera Utara, awak media (pers). Kegiatan dipusatkan di Cafe Beranda Kampus 1 UNPB Medan Selasa 3 November 2020.


Humas UNPAB Medan Mei Ryan Sandi pada wartawan mengatakan, dalam suasana pandemi covid 19 mereka yang hadir secara langsung dibatasi sekitar 45 peserta. Dan selebihnya hadir via Zoom Meeting. "Peserta memang dibatasi sejumlah kursi yang disediakan, karena panitia menerapkan menjaga jarak. Acara Webincang sendiri menurutnya dimulai pukul 15.00 WIB dan berakhir pukul 17.15 WIB Selasa 3 November 2020" ungkap Humas UNPAB Mei Ryan Sandi


Dikatakan, Webincang UNPAB TV Talkshow Sosialisasi Gerakan Anti Korupsi di Sumatera Utara mengusung tema “Peran Perguruan Tinggi Dalam Pencegahan Korupsi”, ujarnya


Sementara Rektor UNPAB Dr. Muhammad Isa Indrawan dalam kata sambutannya mengatakan, korupsi adalah suatu hal yang perlu kita tangani bersama. Dan ini merupakan suatu penyakit wabah yang harus dituntaskan supaya negara ini bisa maju. "Mudah mudahan hari ini kita mendapat informasi baik dari KAD, LLDIKTI maupun KPK tentang bagaimana peran perguruan tinggi dalam pencegahan korupsi" ujar Rektor UNPAB Medan


Hal senada dikatakan Hendra Utama, S.Sos, MSP, Direktur Eksekutif KADIN Sumatera Utara. Menurutnya KAD merupakan salah satu komite yang terbentuk atas inisiasi dari KADIN Sumut beserta KPK RI bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam rangka untuk membantu mensukseskan gerakan anti korupsi di Sumut.


"KAD perlu mendapat dukungan yang penuh dari seluruh lapisan masyarakat karna gerakan anti korupsi merupakan gerakan simultan dan komprehensif. Jadi pendekatannya adalah kolaboratif partisipatif dari seluruh masyarakat. Sehinngga kegiatan sosialisasi angat penting untuk menyadarkan kita semua bahwaa Sumut harus menjadi lebih baik lagi" ungkap Hendera Utama


Lebih lanjut dikatakan pendirian KAD di inisiasi oleh sektor swasta bersama pemerintah provinsi untuk mewujudkan prilaku etika bisnis yang baik dan benar.


"Sosialisasi di perlukan di perguruan tinggi karena nantinya sumber daya manusia yang ada di perguruan tinggi juga ikut bergabung dengan sektor industri swasta. Dan pemerintah bersama sama sudah memiliki itikad yang baik dalam berperilaku anti korupsi" ujarnya


Hendera Hermawan berharap mudah mudahan pendidikan anti korupsi yang ada di perguruan tinggi dan juga sumber daya manusia kedepan akan menjadi lebih baik lagi, pungkas Hendera


Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, SE., MM. Ketua APTISI Sumut dalam sambutannya mengataka, saat ini bangsa Indonesia telah mengalami betapa pahitnya. Dan musuh besar kita adalah korupsi.


Sekarang ini saatnya baik KPK maupun masyarakat serta perguruan tinggi mencontohkan perilaku anti korupsi "Semoga dengan kegiatan ini dapat menghasilkan langkah langkah yang konkret untuk pencegahan korupsi pada masa yang akan datang di awali dari perguruan tinggi kita" ujarnya.