Pentingnya Bagi Mahasiswa FEP Mengikuti Seminar KKBPK U..

Pentingnya Bagi Mahasiswa FEP Mengikuti Seminar KKBPK Untuk Persiapan KKN

Rabu,17 Mei 2017 By redaksi

UNPAB-Medan: Fakultas Ekonomi Pembagunan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan melaksanakan kegiatan Seminar Kependudukan Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Di PErguruan Tinggi dengan Tema: Peningkatan Wawasan Kependudukan Bagi Masyarakat Melalui Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Menuju MAnusia Yang Berkualitas Dan Berkarakter yang di laksanakan di Universitas pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan, Jl Gatot Subroto Km 4,5 di Gedung D Ruang Baca Perpustakaan UNPAB dimulai pada pukul 09:30 WIB. (Medan,16//17).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kaprodi Ekonomi Pembangunan Saymara Sebayang SE MSi, Rahmat Sembiring SE MSP Selaku Dosen Sekaligus Pemateri dengan judul Peranan Mahasiswa Dalam Memotivasi Masyarakat Untuk Membangun KKBPK, Rusiadi SE.,Msi Selaku pemateri dan Kepala LPPM UNPAB yang akan membawakan Materi Tentang KKN Sebagai Implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi Dalam Upaya Mendukung Kegiatan KKBPK , Dra Rosmawati MM dari BKKBN Provinsi Sumut serta Dosen ekonomi Pembangunan membawakan Materi tentang Pelaksanaan KKN Tematik Kependudukan KB Pembangunan Keluarga.

Dalam Sambutannya Saymara Sebayang menyampaikan pentingnya mengikuti seminar tersebut karena banyak seakli kaitannya dengan ekonomi pembangunan dan di harapkan kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi Pembangunan UNPAB  ketika nantinya terjun kelapangan dalam kegiatan KKN dapat menerapkan ilmu yang telah di pelajari dari KKBPK.

Rosmawati  Selaku dari BKKBN Sumut dalam materinya menyampaikan “Fenomena pernikahan diusia dini masih sangat tinggi, termasuk di Kota Medan, fenomena ini tampaknya merupakan metode yang terulang. Dahulu, pernikahan usia muda dianggap lumrah, namun tahun berganti makin banyak yang menentang pernikahan usia muda, tapi fenomena ini terulang kembali. Pernikahan diusia muda hanyalah sepenggal realitas sosial yang dihadapi masyarakat saat ini. Bagi kalangan remaja, pernikahan diusia muda dianggap sebagai jalan keluar untuk menghindari seks bebas.

Pentingnya Bagi Mahasiswa FEP Mengikuti Seminar KKBPK Untuk Persiapan KKN

Rabu,17 Mei 2017 By redaksi

Kemudian, banyaknya kasus perceraian merupakan dampak dari mudanya usia pasangan ketiak memutuskan untuk menikah. Namun, dalam alasan perceraian tentu saja bukan karena alasan menikah muda, melainkan masalah ekonomi dan sebagainya.

Karenanya, saya sangat mengharapkan dengan adanya hasil penelitian ini, nantinya bisa membantu memberikan rekomendasi-rekomendasi yang diperlukan untuk mengatasi salah satu dari dampak kependudukan ini.

Rahmat Sembiring selaku pemateri menyampaikan “Peranan Mahasiswa sebagai generasi penerus bertanggung jawab menjadi pelaku pembangunan masa yang akan datang. Kekuatan bangsa pada masa kini dan pada masa mendatang tercermin dari kualitas sumber daya pemuda-pemudi / mahasiswa saat ini. Fokus pembangunan mahasiswa sebagai agent of change bukan hanya karena peran strategis mahasiswa pada masa mendatang, melainkan juga disebabkan oleh proporsi penduduk usia muda yang relatif besar dalam struktur umur penduduk. Oleh karena itu, potensi generasi muda ini harus dikelola dengan baik sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, bermoral, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi pembangunan bangsa”